image1 image2 image3
you are here: Home
Welcome to AISI Indonesia
5
Jan
    RTA AISI 2011

RAPAT TAHUNAN ANGGOTA AISI 2011

 

Rapat Tahunan Anggota 2011 ini dibuka oleh Ibu Enimar Yasni, SE.,MM mewakili Direktorat Bina Usaha Kementerian Perdangangan, didampingi oleh Bapak Wildan Fikri, SIP, MSE, Kepala Seksi Jasa distribusi dan Bisnis, Kementerian Perdagangan. Acara RTA diawali dengan silaturrahmi sesama anggota, makan siang bersama.

Lalu dilanjutkan dgn acara Pembukaan dan Sharing knowledge dari : PT. OCEANWISE INDONESIA, tentang Handling Dangerous Cargo/ IMDG Code. dan PT. SUCOFINDO, tentang kegiatan usaha jasa Survey yg ada di Sucofindo.

Sedangkan acara inti RTA ini adalah laporan dari masing-masing pengurus yang terdiri atas Laporan pengurus AISI periode 2010 -2013, antara lain:

 

  • Pemaparan program kerja Ketua Umum : Capt. Irawan Alwi, MBA, FIIMS, MNI.

Pemaparan program kerja yang telah dijalankan dalam tahun 2011, beliau mulai dengan mengumumkan kepada peserta rapat, bahwa rapat pengurus yang diadakan pada hari yang sama, telah memutuskan bahwa Ir. Djoko Prijono,MT yang semula menjabat sebagai Wakil Sekretaris Umum, dari hari ini tanggal 27 Desember 2011, telah diangkat menjadi Sekretaris Umum menggantikan Bapak. Ismed Syahdan, SE. Dikarenakan Bapak. Ismed Syahdan SE. karena pekerjaan nya diluar kota menjadikan beliau kurang aktif sebagai Sekretaris Umum.

Pembahasan selanjutnya  adalah,bagaimana AISI dalam menghadapi era perdagangan bebas pada tahun 2013, mengenai Visi & Misi AISI dan apa yang diharapkan oleh AISI kedepan, seperti :

  1. Menghadapi era Liberalisasi pada tahun 2013
  2. Program sertifikasi surveyor
  3. Issu tentang Tally Mandiri
  4. Sertifikasi Surveyor
  5. Program AISI dalam "Selective Membership"
  6. Go. Internasional

Menyinggung masalah yang sedang dihadapi AISI berkaitan dgn salah satu anggotanya yakni PT. TRIYASA PIRSA UTAMA (TPU) yang telah sangat merepotkan Pengurus dan merugikan Anggota AISI lainnya, Beliau mengemukakan bahwa :

  1. TPU pernah mendapatkan Skorsing karena menghina asosisiasi, kemudian ditambah lagi dengan sengaja TPU membawa-bawa partai politik tertentu dalam berkomunikasi secara elektronik dengan pengurus, hal ini patut diduga  dimaksudkan untuk mengintimidasi pengurus AISI.
  2. Masukan dari banyak Anggota AISI yang menyatakan prihatin dan menduga, cara komunikasi yg sama dengan domain Partai tertentu telah digunakan untuk berkomunikasi dgn Panitia Tender Pertamina, sehingga TPU bisa ikut tender di Pertamina tanpa KTA AISI YG SYAH. Dimana persyaratan harus memiliki KTA AISI adalah persyaratan yg dimintakan Pertamina Sendiri dalam Dokumen tender.
  3. Arogansi anggota ini sangat mengganggu wibawa Pengurus, ditambah lagi TPU telah  menulis surat  kepada Pengurus yg harus dijawab dalam tiga hari, sementara surat tsb disampaikan terlambat, baru diterima Pengurus hari yg sama. Harus dipahami, bahwa Pengurus adalah bekerja sosial, tidak digaji dan masing2 punya kesibukan dalam perusahaan masing2.
  4. Pengurus sepakat bahwa kedepannya, AISI tidak membutuh kan anggota yg selalu menghina Asosiasi, Pengurus perlu menciptakan suasana nyaman bagi seluruh anggota AISI, menegakkan wibawa Pengurus, melindungi kepentingan seluruh anggota.
  5. TPU belum pernah bersedia membantu menyediakan Pembicara/Pengajar/sharing knowledge,membina  sesama Anggota AISI, selama menjadi Anggota AISI hanya pernah mengirim seorang peserta Training saja yg sampai saat ini belum lulus ujian. TPU dinilai tidak memberikan kontribusi nyata dan manfaat apapun bagi organisasi AISI sampai dengan saat ini.
  6. Dalam mengikuti Tender TPU telah merusak tarif yg berlaku, walaupun hal ini bisa diperdebatkan, tapi secara nyata mengakibatkan Surveyor lain ikut2an menurunkan tarif. dikhawatirkan hal ini akan berlanjut kemudian hari terhadap pekerjaan/tender-tender lain yad.
  7. Seluruh Pengurus AISI dalam rapat Pengurus tanggal 27 Desember,2011, bertempat dikantor AISI sesaat  sebelum RTA., sepakat untuk memberhentikan TPU dari kenaggotaan AISI dan akan dibawa kedalam rapat RTA untuk disyahkan oleh rapat sesuai AD/ART organisasi.

 

  • Pemaparan Program kerja yang telah dilakukan dalam tahun 2011 dalam bidang hubungan Luar Negeri , disampaikan oleh Ketua I/Direktur Sucofindo, Ir. Hidayat Hardian.z

Dalam presentasi yang beliau sampaikan, diataranya menyampaikan masalah peningkatan kompetensi yaitu;

  1. National Certification, ada 10 program COC. ( Certificate of Competency) untuk  Surveyor nasional  yg telah disiapkan, 4 sudah berjalan dengan baik, detail nya lihat laporan Pengurus lengkap terlampir dalam notulen RTA 2011.
  2. International Certification, AISI bekerja sama dengan JIMC dan IIMS, saat ini diikuti oleh 25 peserta Program Distance learning Diploma yang berasal dari 7 perusahaan.
  3. Selain itu beliau juga menyampaikan kunjungan AISI yang diwakili oleh Ketua Umum, menghadiri IIMS Conference yang diadakan di Bali, Dubai dan terakhir diadakan di Manila.

  • Pemaparan Program kerja yang telah dilakukan dalam tahun 2011 dalam bidang Keanggotaan dan urusan dalam negeri : Ketua II, Ir. Taufik Hidayat.

Beberapa hal yang beliau sampaikan adalah :

  • Program kerja Ketua II.
  • Realisasi pencapaian dalam tahun 2011, diantaranya adalah :
  1. Kontribusi dalam penyusunan kebijakan pemerintah, Ditjen. Minerba, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perhubungan
  2. Pengakuan dari pengguna jasa terhadap eksistensi AISI
  3. Prosedur penerimaan anggota
  4. Silaturahmi antar anggota

 

  • Pemaparan Bidang pelatihan, disampaikan oleh : Ir. Lingga Wisesa, MM

Dalam bidang pelatihan ini, ada beberapa hal yang beliau soroti, diantaranya adalah :

  • Peserta yang telah mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan AISI dalam tahun 2011 ini, baik jumlah peserta dan jumlah kelulusan serta jumlah peserta yang masih diwajibkan untuk mengikuti ujian ulang kembali.
  • AISI telah memberikan kesempatan kepada  perusahaan diluar anggota untuk mengikuti pelatihan-pelatihan AISI.

 

  • Bagian keuangan : disampaikan oleh Bendahara : Andi Salaman, SE

Diawal pembahasan beliau mengemukakan bahwa, dimulai pada tahun 2010, telah dibangun sistem akuntansi sederhana di AISI. Melanjutkan pembahasan mengenai hal ini beliau mengemukakan bahwa pendapatan pada tahun pertama  terdiri dari : Pendapatan rutin dan pendapatan non-rutin yang berasal dari pelatihan dan pendapatan lain-lain, beliau menambahkan bahwa pendapatan dari pelatihan masih dominan.

Disamping itu beliau mengemukakan bahwa terdapat masalah cash flow :

  1. Cash Flow belum sehat
  2. Saldo kurang safe
  3. Pendapat non-rutin masih dominan.

Selain mengemukakan hal diatas, beliau mengemukakan juga beberapa usulan, yang diantaranya :

  1. Pendapatan non-rutin dapat ditingkatkan dengan cara Iuran dan uang pangkal dinaikkan atau dari sumbangan anggota
  2. Pelatihan ditingkatkan
  3. Perlu digali sumber dana lain
  4. Perlunya dipertimbangkan AISI memiliki gedung sendiri.

 

  • Sesi Tanggapan dan Masukan dari para anggota

Sebelum dimulai sesi ini, Pengurus meminta tanggapan dari seluruh peserta RTA, apakah bisa menerima laporan pengurus dan diterima dalam RTA ini. ? Menjawab pertanyaan ini, secara aklamasi seluruh peserta RTA. yg hadir bisa menerima Laporan Pengurus tanpa syarat apapun

Kemudian Pengurus mengemukakan bahwa akan diadakan voting untuk menentukan beberapa hal, diantaranya adalah menentukan besarnya Iuran keanggotaan, Uang Pangkal untuk tahun 2012 dan apakah kita akan memberlakukan selective member, berdasarkan penilaian dengan asosiasi lain, jumlah anggota akan dibatasi.

Untuk acara voting Bpk. Djoko Priono mengemukakan bahwa satu perusahaan akan diwakili oleh satu suara. lalu adanya banyak tanggapan dan masukan dari anggota AISI seperti dari Bpk. Gunawan dari PT. Pakita Mitra Sejati yang menanggapi bahwa banyak perusahaan yang bergerak dibidang survey ingin menjadi anggota, AISI harus memilih yang capable. Lebih lanjut beliau mengemukakan bahwa, dari 101 anggota AISI, sekarang sudah berkurang menjadi 40 perusahaan anggota, AISI harus bisa mengakomodir. lalu di tanggapi oleh Ketua umum bahwa AISI telah memberlakukan proses assessment untuk calon anggota AISI.

ada masukan dari Bpk. Jalifata dari PT. Shohibul Inspectindo International Mengungkapkan Pada dasarnya kita sepakat tentang kenaikan iuran, seiring dengan peningkatan kinerja  dari pengurus AISI seperti salah satunya mengenai tarif, Anggota seharusnya mempunyai suara yang sama untuk kepentingan bersama lanjutnya dalam membahas masalah tender pertamina. Kemudian beliau melanjutkan bahwa AISI merupakan suatu wadah untuk mewakili anggota, baik mengenai tarif yang pantas, khususnya petroleum. dan di tanggapi oleh Bpk Ketua II Ada beberapa hal yang beliau kemukakan diantaranya :

  • Kontribusi iuran terkait dengan kinerja pengurus, mengingat untuk memenuhi kebutuhan operasional AISI belum menjadi andalan, untuk pemenuhan kebutuhan asosiasi, kendala dalam bidang pelatihan adalah peserta yang masih kurang.
  • Mengenai tender, AISI sudah memediasipertemuan pada tanggal 15 Desember 2011, keputusan rapat tersebut adalah sepakat untuk tidak sepakat, mengenai harga dikembalikan kepada keputusan perusahaan.Kemudian beliau melanjutkan bahwa pengurus akan terus berusaha untuk pada akhirnya memiliki suatu standar tarif.

Lalu Ada pertanyaan dari Bpk. Johanes, dari PT. Carsurin dimana beliau mempertanyakan Triyasa dikenakan skorsing, ternyata  mereka masih eksis, bagaimana pengakuan lembaga pemerintahan terhadap AISI ? dan meminta agar harus dipastikan bahwa sanksi yg diberikan benar-benar bisa membuat anggota ybs tidak lagi bisa eksis dalam dunia bisnis jasa survey. lalu di tanggapi oleh Ketua Umum dengan pandangan melihat kasus ini, pengurus merasa wajib untuk menertibkan anggota,menghindari munculnya ketidak disiplinan anggota lain. Sanksi pemberhentian anggota yg diberikan adalah bersifat internal organisasi AISI, sementara effek nya diluar organisasi bukanlah hal yg menjadi pertimbangan Pengurus AISI. Pengurus tidak pernah merencanakan agar Perusahaan Survey tidak bisa melakukan kegiatan bisnisnya diluar keanggotaan AISI.

dan banyak pertanyaan dari anggota-anggota lain yang berisikan permintaan investigasi untuk masalah yang ada dan dukungan terhadap pengurus kepada pemutusan keanggotaan TPU di AISI.

 

  • Proses Voting

Setelah Sesi Tanggapan dan Masukan dilanjutkan ke sesi Voting yang di buka oleh Ketua Umum, untuk memutuskan tindakan apa yang akan AISI ambil dalam beberapa hal. Lebih lanjut beliau menyatakan bahwa apabila terjadi pelanggaran kode etik bisnis, maka KPPU akan memprosesnya.

No

Keterangan

Setuju

Tidak Setuju

Abstain

1.

Apakah anda setuju apabila AISI menerapkan strategi ”Selective Member Only” ?

23

1

0

2.

Berapakah iuran anggota AISI 2012

1 Juta

20

2 Juta

1

5 Juta

3

3.

Pngesahan uang pangkal untuk anggota baru mulai tahun 2012 Rp.50.000.000,-

20

4

=

4.

Apakah anda setuju jika anggota AISI yang terbukti melanggar kode etik yang berat, diberhentikan dari keanggotaan AISI

 

23

1

-

5.

Apakah anda setuju mengesahkan hasil Rapat pengurus AISI hari ini telah memutuskan untuk tidak menerima kembali PT. TRIYASA PIRSA UTAMA  dari keanggotaan AISI , dgn Alasan, AISI harus mengeluarkan Anggota nya YANG TIDAK DISIPLIN dan berpotensi merusak citra Professionalisme dan menciptakan keresahan dan kerugian bagi anggota AISI lain dengan perbuatan al.  :

  1. Membawa-bawa Atribut Partai tertentu dalam berkomunikasi, mungkin bermaksud mencoba mengintimidasi Pengurus AISI.
  2. Bisa ikut tender tanpa KTA AISI yang berlaku
  3. Masih dalam masa skorsing karena menghina Organisasi /keberadaan AISI

 

22

2

-

6.

Setuju jika Pengurus AISI menghadap/menulis surat dan menindak lanjuti kasus PT. TRIYASA ke Pertamina, Kementerian Perdagangan, KPPU  untuk mencari keadilan, melindungi kepentingan anggota AISI lainnya.

 

24

-

-

 

  • KEPUTUSAN RTA AISI 2011

Keputusan Akhir RTA AISI 2011 antara lain:

  • RTA setuju atas Posisi Sekretaris dalam masa kepengurusan AISI, periode 2010 – 2011, telah mengalami perubahan;
  1. Sekretaris Umum : Ir. Djoko Prijono, MT
  2. Wakil Sekretaris Umum : Ismed Syahdan, SE
  • RTA setuju agar  AISI kedepan meterapkan strategi ”Selective Member Only”, anggota baru hanya akan bisa diterima melalui proses Audit oleh Pengurus AISI atau badan Independent lain nya.
  • RTA setuju Iuran Keanggotaan untuk tahun 2012 adalah sebesar satu juta rupiah /bulan dan uang pangkal anggota baru sebesar Rp. 50 juta rupiah.
  • RTA  setuju AISI akan memberhentikan pelanggar berat  kode etik dari keanggotaan AISI
  • RTA secara aklamasi telah setuju untuk memberkentikan PT. Triyasa Pirsa Utama dari keanggotaannya di AISI, terhitung mulai dari tanggal 27 Desember 2011.
  • RTA setuju untuk meminta Pengurus AISI untuk  menghadap Panitia Tender Pertamina untuk klarifikasi hasil tender yll., menghadap KPPU dan Kementerian Perdagangan sebagai Pembina untuk membahas sanksi dan cara2 menegakkan disiplin diantara anggota AISI.
 
April 2014
SMTWTFS
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

Login Form



Banner